Jumat, 14 November 2008

Jelang Liga Inggris: Waspada MU, Stoke Punya 'Delapidator'!


Manchester - Old Trafford akan kedatangan Stoke City akhir pekan ini. Meski berstatus tim promosi, Stoke punya 'Delapidator' dan permainan fisik yang sebelumnya telah menghancurkan Arsenal. 'Setan Merah' pun diminta waspada.

Berstatus sebagai tim promosi, Stoke sejauh ini masih mampu menghadirkan diri di papan tengah, tepatnya di posisi 12, hasil dari empat kemenangan, dua kali imbang dan enam kekalahan.

Dari penampilannya sampai dengan pekan ke-12, beberapa hasil Stoke yang patut dicatat adalah kemampuannya menekuk salah satu tim 'big four' Inggris, Arsenal, dengan skor 2-1.

Saat itu, dua gol kemenangan Stoke sama-sama diawali dengan lemparan ke dalam Rory Delap. Bukan sembarang throw in karena bola yang dilemparnya bisa melambung tinggi, mengarah jauh ke depan, dan langsung menghunjam pertahanan lawan untuk diteruskan rekannya ke dalam gawang.

'Delapidator', begitu sebagian orang menyebut Delap dan lemparan ke dalamnya, bak ingin menyejajarkan gelandang 32 tahun itu dengan sosok 'Terminator' atau bisa dibilang 'Sang Pembunuh'.

Akan tetapi, yang harus diwaspadai lini belakang Manchester United bukan lemparan bebas 'Delapidator' belaka. Gaya main Stoke juga menuntut Rio Ferdinand cs harus siap adu fisik.

"Anda harus bisa bertahan menghadapi aspek fisik dan bersiap-siap untuk menghadapi bola-bola dari sayap, entah itu dari umpan silang, sepak pojok atau lemparan ke dalam jauh dari Rory Delap," sergah eks pemain 'Red Devils' Frank Stapleton di situs resmi MU.

Stapleton yang mengawali karir bersama Arsenal (1974-1981) sebelum hijrah ke MU (1981-1987) mengaku sudah beberapa kali melihat Stoke bermain dan menilai kalau klub tersebut punya gaya yang sulit dihadapi. "Itu sudah jadi culture shock buat beberapa tim. Akan menarik melihat bagaimana United menyesuaikan diri."

"Tak diragukan lagi Stoke akan tampil langsung (ke arah kotak penalti). Tapi yang terpenting, United tak boleh mengubah cara mereka bermain," saran Stapleton.

Selain Arsenal, Stoke sudah menekuk sejumlah tim Premiership lain seperti Aston Villa, Tottenham Hotspur dan Sunderland. Selain itu, mereka juga mampu menahan imbang tanpa gol Liverpool 0-0
Read More..

Minggu, 09 November 2008

Ganasnya Higuain dan Eto'o yang Mematikan



Jakarta - Gonzalo Higuain tampil ganas saat mencetak empat gol kemenangan Real Madrid atas Malaga. Tak mau kalah, Samuel Eto'o pun begitu mematikan di Barcelona, dengan empat golnya ke gawang Valladolid.



Real Madrid memang harus menjalani pertarungan sengit nan dramatis saat menjamu Malaga akhir pekan lalu. Namun dari laga yang berkesudahan 4-3 untuk Los Blancos itu muncul kisah heroisme dari seorang Gonzalo Higuain.

Bertanding di depan pendukungnya sendiri, Madrid sempat tiga kali tertinggal masing-masing oleh Eliseu (5), Nabil Baha (18), dan Apono (70). Namun setiap kali tim tamu unggul, Madrid mampu menyamakannya melalui Higuain. Gol-gol tersebut dia lesakkan di menit 8, 37 dan 71.

Tak cukup sampai di situ karena dia kemudian menambahkan satu gol lagi yang menjadi penentu kemenangan Madrid. Itulah gol kesembilan striker Argentina itu dari sembilan pertandingan yang sudah dia jalani di Liga Spanyol musim ini atau punya rata-rata satu gol setiap laga.

Tapi cerita kepahlawanan dan kehebatan pesepakbola 20 tahun itu cuma bertahan sekitar dua jam. Di Nou Camp, Barcelona yang menjamu Valladolid juga memunculkan pemain yang mencetak quatrick alias empat gol pada diri Samuel Eto'o. Bedanya, jika Madrid harus berjuang susah payah sebelum kemudian menang 4-3 maka Barca tampil sangat dominan untuk kemudian menang dengan skor fantastis 6-0.

Hebatnya, striker Kamtreun itu mencetak empat gol tersebut total hanya dalam kurun 32 menit di babak pertama. Dengan kata lain dia rata-rata mencetak satu gol setiap delapan menit, sebuah torehan yang menjadiaknnya pencetak empat gol tercepat dalam sejarah El Barca.

Higuain dan Eto'o pastinya jadi pemain paling bersinar di pekan 10 lalu dengan torehan spektakuler empat golnya. Tapi di samping itu, secara keseluruhan La Liga Primera juga telah menghasilkan pekan produktif dengan 34 gol tercipta dari 10 pertandingan.

Skor besar lain tercatat dalam laga antara Mallorca dan Athletic Bilbao yang berkesudahan 3-3. Pertandingan Numancia yang menjamu Real Betis juga berkesudahan dengan total enam gol tercetak, skor akhir 2-4 untuk keunggulan Betis.

Valencia yang sejak dua pekan lalu tergusur dari puncak klasemen pun kembali tampil trengginas. Bertamu ke Getafe, "Kelelawar Hitam" pulang membawa kemenangan tiga gol yang tercatat atas nama Manuel Fernandes (menit 29), Joaquin (69) dan Vicente (81).

Meski banyak gol lahir, namun secara keseluruhan di papan atas tak terjadi pergeseran karena yang meeraih kemenangan adalah tim-tim papan atas. Memiliki selisih gol luar biasa (34-8), Barca kini duduk di puncak klasemen dengan poin 25 atau unggul satu atas Villarreal. Sementara karena kalah selisih gol atas Valencia, Los Blancos harus puas duduk di posisi empat



Read More..

Ribery Pastikan Kemenangan Bayern


Jakarta, Bayern Munich memetik kemenangan penting setelah mengatasi Schalke 2-1. Franck Ribery menjadi bintang setelah menjadi penentu kemenangan Munich.

Bayern akhirnya mampu mengantongi tiga poin setelah melakukan pertarungan ketat menghadapi Schalke di Veltins Arena, Minggu (9/11/2008). Kemenangan ini cukup penting karena membuat Bayern naik di posisi ketiga klasemen Bundesliga.

Kini skuad besutan Jurgen Klinsmann ini hanya terpaut satu poin dari pimpinan klasemen Hoffenheim dan Bayer Leverkusen. Sementara Schalke turun ke posisi ke-6 dengan mengumpulkan 20 poin dari 12 kali pertandingan di musim ini.

FC Holywood ini sudah menekan sejak awal babak pertama. Hasilnya cukup efektif karena Bayern sudah dapat unggul lebih dulu di menit ke-3 lewat gol Luca Toni setelah mendapat bola dari Mark van Bommel guna menaklukkan kiper Schalke Manuel Neuer.

Meski demikian, Schalke pun langsung membalasnya setelah Jefferson Farfan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-5. Setelah gol tersebut Schalke terus melancarkan tekanan dan sempat beberapa menit membuat Bayern untuk bertahan.

Namun usaha Ivan Rakitic, Fabian Ernst dan Jermaine Jones tetap tidak membuahkan hasil. Sementara dalam tekanan, Bayern akhirnya mampu mendapatkan peluang bahkan sukses membuahkan hasil dengan meraih satu gol di menit ke-31.

Franck Ribery akhirnya menunjukkan kelasnya. Pemain asal Prancis ini berhasil mendobrak dari sisi kiri area penalti dan melakukan kerjasama dengan Ze Roberto. Bola akhirnya kembali kepada Ribery dan diselesaikan dengan baik ke gawang Schalke.

Skor 2-1 tersebut bagi kemenangan Bayern tetap tidak berubah hingga akhir pertandingan. Pada pertandingan lainnya tuan rumah Eintracht Frankfurt akhirnya ditahan imbang oleh Stuttgart 2-2.

Sementara itu Hoffenheim yang tampil mengejutkan di musim ini akhirnnya harus menelan kekalahan setelah ditekuk oleh Hertha BSC. Gol tunggal yang mengakhiri kemenangan berturut turut Hoffenheim dicetak oleh Andriy Voronin di menit ke-70.

Susunan Pemain :

Schalke: Neuer - Kobiashvili, Bordon, Westermann, Rafinha - Rakitic (Sanchez, 60), Jones, Ernst (Asamoah, 83) - Altintop (Streit, 72), Kuranyi, Farfan

Bayern: Rensing - Ze Roberto (Lell, 60), Demichelis, Lucio, Oddo - Ribery, Borowski, van Bommel, Kroos (Sosa, 89) - Toni (Ottl, 72), Klose Read More..

Gol Ronaldinho Gagal Menangkan Milan


Milan, Ronaldinho mencetak satu gol bagi AC Milan. Namun gol tersebut belum cukup untuk membawa I Rossoneri kembali memimpin klasemen setelah Lecce menyamakan kedudukan 1-1.

Milan memang telah menunjukkan kebangkitan setelah meraih empat kali kemenangan di Seri A. I Rossoneri pun mencoba meneruskan momentum tersebut saat bertandang ke Stadio Via Del Mare guna menghadapi Lecce, Senin (10/11/2008) dinihari WIB.

Meski demikian, Milan tanpa Massimo Ambrosini, Philippe Senderos, Alessandro Nesta, Paolo Maldini dan Andrea Pirlo yang masih dibekap cedera. Milan pun sulit meraih kemenangan di Via Dle Mare setelah terakhir menang di situ tujuh tahun silam.

Milan pun mencoba untuk meraih kemenangan. Daniele Cacia dan Marco Borriello langsung menebar ancaman di awal pertandingan. Milan nyaris saja unggul jika saja tendengan Kaka melepaskan tembakan rendah yang masih dapat digagalkan kiper Benussi.

Sementara usaha Borriello hanya mengenai jala samping gawang. Meski demikian, bukan berarti Lecce tidak memberikan perlawanan. Cacia dua kali membahayakan gawang Christian Abbiati namun tetap tidak membuahkan hasil.

Skor tanpa gol tetap tidak berubah hingga turun minum. Sedangkan di babak kedua Milan mencoba untuk mengambil inisiatif serangan. Sebuah usaha Ronaldiho melebar dan Borriello juga gagal memanfaatkan peluangnya.

Pada menit ke-53, Milan kembali memiliki peluangnya namun kembali tembakan Kaka melenceng. Akhirnya usaha Milan untuk membuahkan hasil di menit ke-79 setelah Ronaldinho sukses menjebol gawang Lecce.

I Rossoneri pun unggul 1-0. Meski demikain skuad besutan Carlo Ancelotti gagal mempertahankan kemenangannya. Di saat memasuki injuri time Esposito sukses menjebol gawang Milan lewat sundulannya memanfaatkan sebuah tendangan bebas.

Gol di menit akhir ini pun akhirnya memupuskan harapan Milan untuk memetik tiga poin di Via Del Mare. Hasil imbang ini juga membuat Milan gagal kembali mengambil posisi puncak klasemen Seri A dari Inter Milan.

Milan harus puas berada di posisi kedua setelah terpaut satu poin dari Inter. Sementara Napoli harus turun ke peringkat ketiga karena kalah dalam selisih gol dengan Lecce yang memiliki poin yang sama yaitu 23 poin.

Susunan Pemain :

Lecce : Benussi, Polenghi (Esposito 78'), Stendardo, Diamoutene, Antunes, Munari (Ardito 58'), Giacomazzi (Caserta 66'), Zanchetta, Ariatti, Cacia, Tiribocchi.

Milan :Abbiati, Zambrotta, Bonera, Favalli, Jankulovski, Gattuso, Seedorf, Flamini (Pato 79'), Kaka, Ronaldinho (Emerson 84'), Borriello (Inzaghi 79'). Read More..

Rabu, 05 November 2008

Geser Valencia, Barca Puncaki Klasemen


Malaga - Barcelona akhirnya merebut tampuk pimpinan klasemen sementara dari tangan Valencia usai menundukkan Malaga 4-1. Los Ches sendiri harus takluk di tangan Racing Santander 2-4.

Pada pertandingan yang berjalan di Estadio La Rosaleda, Minggu (2/11/2008) dinihari WIB, Barcelona tampil relatif lebih dominan ketimbang Malaga. Statistik pertandingan mencatat bahwa Barcelona memenangi penguasaan bola dengan 56:44.

Barcelona membuka kemenangan atas Malaga pada menit kelima ketika tendangan bebas Xavi hernandez menghujam gawang Malaga yang dikawal Francesc Arnau. Namun, tuan rumah tak tinggal diam menerima gol tersebut. Mereka langsung membalsanya lewat gol Duda di menit 13. Skor berubah menjadi 1-1.

Lionel Messi membuat El Barca kembali meraih keunggulan pada menit 19. Sepakan kaki kiri pemain asal Argentina ini menghujam sisi pojok kiri gawang Malaga. Ini merupakan gol keenam Messi di La Liga musim ini.

Masuknya Thierry Henry emakin menambah daya gedor pasukan Josep Guardiola. Hasilnya Barca memperbesar keunggulan mereka menjadi 3-1 pada menit 52 setelah sundulan Henry diteruskan dengan sepakan oleh Xavi dan sukses menjebol gawang Malaga.

Barca akhirnya menutup pertandingan dengan skor 4-1 setelah pada menit 81 pemain Malaga, Robson, melakukan gol bunuh diri.

Ini merupakan kemenangan keenam Barca dalam enam pertandingan terakhir. Los Blaugranas mencetak torehan fantastis dalam enam laga tersebut, yakni total mencetak 18 gol dan hanya kebobolan tiga gol.

Hasil ini menempatkan Barca di puncak klasemen sementara dengan total nilai 22, menggeser Valencia yang pada hari yang sama dikalahkan Racing Santander 2-4.

Valencia Kandas di Kandang

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Mestalla, Valencia tertinggal lebih dulu di menit 23 ketika sepakan kaki kanan Mohammed Tchite tak mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper Renan Brito.

Lima menit berselang Villa akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah eksekusi tendangan penaltinya tak mampu dihadang oleh kiper Tono. Babak pertama pun berakhir dengan skor 1-1.

Tchite kembali membuat pendukung Santander bersorak di menit 49 ketika tednangan kaki kanannya lagi-lagi tak mampu dihalau oleh Renan. Santander unggul 2-1.

Joaquin Sanchez sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit 70. Gol tersebut diawali sebuah sepak pojok yang kemudian disontek oleh Joaquin dengan kaki kiri ke arah tiang dekat.

Tetapi 10 menit kemudian Tchite kembali membuat Santander unggul. Umpan crossing Pedro Munitis sukses disundulnya ke arah gawang dan jala Valencia kembali bobol.

Bukannya menyamakan kedudukan kembali, Los Ches malah harus kebobolan di menit 84 setelah David Albelda mencetak gol bunuh diri. Alhasil Valencia pun harus puas gagal memetik angka penuh dalam laga ini. Mereka takluk 2-4.

Hasil ini membuat posisi mereka turun ke urutan tiga klasemen sementara dengan nilai 20. Posisi mereka juga dilewati oleh Villareal yang pada saat bersamaan sukses menekuk Athletic Bilbao 4-1.

Susunan Pemain:

Malaga: Arnau, Robson, Helder Rosario, Calleja, Gamez, Angel, Apono (Fernando 68), Adrian (Nacho 61), Nabil Baha, Eliseu, Duda (Luque 76).

Barcelona: Valdes, Marquez, Pique, Puyol, Dani Alves, Toure, Busquets, Xavi, Iniesta (Henry 50), Eto'o (Bojan 85), Messi (Sanchez 79).

Valencia: Renan, Alexis (Marchena 68), Raul Albiol, Moretti (Morientes 62), Miguel, Fernandes (Baraja 62), Albelda, Vicente, Joaquin, Villa, Mata.

Racing Santander: Tono, Marcano, Cesar, Sepsi, Pinillos, Racen, Colsa, Serrano, Munitis, Jonathan, Tchite. Read More..

Ranieri: Del Piero Kapten Sejati


Madrid - Alessandro Del Piero tak pelak menjadi pahlawan kemenangan Juventus saat dijamu Real Madrid berkat dua golnya. Sang kapten pun dibanjiri puja-puji sang pelatih Claudio Ranieri.

Dua gol diborong Del Piero ke gawang Madrid ketika Bianconeri memecundangi El Real 2-0 di Santiago Bernabeu, Kamis (6/11/2008) dinihari WIB. Penampilan apik kapten Juve itu juga diapresiasi dengan tepuk tangan hangat dari fans tuan tumah.

"Fans Spanyol luar biasa dan saat mereka melihat seorang juara --Alex bahkan tak hanya bikin dua gol, dia mengorbankan diri untuk tim-- maka fans pun menghargainya," puji Ranieri di Channel 4.

Pada pertemuan di matchday 3 Juve juga sukses menundukkan Madrid 2-1, dengan satu gol saat itu dibuat Del Piero. Tak heran kalau Ranieri pun jadi sedemikian royal pujian buat pemain berusia 33 tahun tersebut.

"Del Piero memikul beban tim di pundaknya dan membawa kami maju. Malam ini dia luar biasa dan benar-benar tampil jadi kapten sejati," ucap dia.

Skor 2-0 yang dicatat Juve dalam laga tandangnya ini juga memastikan langkah mereka ke fase knock-out. Lolos usai menang di kandang El Real yang adalah tim dengan rekor juara terbanyak di Liga Champions niscaya kian mengobarkan semangat Del Piero cs.

"Menang 2-0 di Bernabeu bukan sesuatu yang sepele. Kami sudah kembali ke penampilan terbaik dalam 15 hari terakhir dan kemenangan pada leg pertama memberikan kami kepercayaan diri yang sempat hilang," lugas Ranieri. Read More..

Senin, 03 November 2008

Klinsi: Seharusnya Bisa Menang Besar


Jakarta - Bayern Munich membawa pulang kemenangan 2-1 atas tuan rumah Eintracht Franfurt. Namun menurut Juergen Klinsmann, timnya seharusnya bisa menang lebih dari itu.

Dalam pertandingan yang dihelat di Commerzbank Arena, Kamis (30/10/2008) dinihari WIB, FC Hollywood tampil dominan dan berkali-kali membahayakan gawang Frankfurt. Namun Lukas Podolski cs ternyata harus tertinggal lebih dahulu melalui gol bunuh diri Martin Demichelis sebelum di balas oleh Miroslav Klose dan Franck Ribery.

Meski berhasi meraih angka penuh, tapi Klinsmann ternyata tak terlalu puas akan hasil akhir tersebut. Mantan pembesut Jerman di Piala Dunia 2006 lalu ini pun merasa bahwa timnya layak menang dengan skor yang lebih besar lagi.

"Kami membuang dua atau tiga kesempatan membuat gol di babak pertama, meski kami lebih mengontrol jalannya pertandingan," tutur Klinsman seperti dilansir Goal.

Meski sempat tertinggal melalui gol bunuh diri Demichelis, namun Klinsman tetap memuji anak asuhnya yang tidak langsung drop dan mampu memutar-balikkan keadaan. Kemenangan ketiga berturut-turut pun akhirnya diraih Munich.

"Gol yang sangat tidak beruntung membuat kami sedikit genting, namun itu tidak membuat kami gugup. Tim ini telah kembali fit sangat stabil dan itu dapat membuat kami memainkan pertandingan dan menuai tiga poin dengan mudah," sambung pria berusia 44 tahun ini.

"Tim ini melakukan apa yang saya perintahkan kepada mereka dan menunjukkan bahwa mereka percaya apa yang kami rencanakan. Dan dapat memainkan permainan Bayern," pungkasnya.

Dengan kemenangan tersebut, Bayern kini berhasil menapak papan atas Bundesliga. Berada di posisi keempat dengan delapan belas poin, tertinggal empat poin dari Hoffenheim yang kembali menjadi pemuncak klasemen usai menundukkan Bochum. Read More..